Dulu waktu masih mahasiswa saya juga magang sebagai web programmer. Namun, saat bekerja di ibukota selama lebih dari 2 tahun saya tidak lagi mengikuti perkembangan di dunia web application development. Hal ini karena saya lebih banyak menggunakan propietary tools seperti Oracle Application Express dan ASP.NET untuk proyek-proyek enterprise. Padahal di dunia web telah banyak terjadi perkembangan terutama dalam perangkat lunak open source. Berhubung saya sekarang sudah balik lagi ke dunia web programming, berikut hal-hal yang saya sadari telah saya lewatkan:

1. Cloud Hosting

Dulu saya cuma kenal shared hosting, virtual private server, dan dedicated physical server hosting. Baru belakangan saya pertama kali mengetahui adanya cloud hosting dengan Amazon Elastic Cloud Computing dan Google AppEngine. Saat ini sudah banyak penyedia layanan cloud hosting lain seperti SoftLayer, Herolu, Cloud Foundry, dan Cloudify.

2. JavaScript

JavaScript telah menjadi sangat populer saat ini. Dulu, bahasa pemrograman ini kebanyakan hanya digunakan untuk web client-side scripting. Demikian juga library yang tersedia mayoritas adalah untuk web client-side scripting seperti JQuery dan Prototype. Kini JavaScript juga populer digunakan di sisi server. Node.js disebut-sebut sebagai web application framework yang paling mempopulerkan penggunaaan JavaScript di sisi server. Selain Node.js juga terdapat Ember.js dan berbagai macam .js yang lain.

Beberapa aplikasi populer lain seperti Apache CouchDB (basisdata) dan PhantomJS (headless web browser) juga menyediakan API-nya dalam JavaScript.

Upaya untuk memperkaya bahasa JavaScript juga telah dilakukan oleh Microsoft dengan TypeScript, sementara dari komunitas open source ada CoffeeScript. Google bahkan telah membuat bahasa pemrograman yang dirancang untuk menggantikan JavaScript: Dart.

3. NoSQL

Penggunaan basisdata yang termasuk dalam jargon NoSQL semakin populer. Kalau dulu saya cuma kenal relational database management system (RDBMS) seperti MySQL, PostgreSQL, Oracle, Microsoft SQL Server, saat ini terdapat banyak macam DBMS NoSQL: MongoDB, Apache CouchDB, Neo4J, Redis, Cassandra, dsb.

4. GitHub

Mungkin tidak terkait dengan dunia web application development secara langsung. Namun nampaknya sekarang GitHub sudah menjadi hal yang wajib dimiliki oleh para pengembang aplikasi web. Mungkin hal ini karena kemampuan seorang web developer bisa dilihat dari repositori GitHub-nya :D .

Related posts:

  1. Selamat Datang di Blog Saya yang Baru
  2. Pelajaran dari Kisah Sukses Google